Dimas | 03 February 2026
Tidak seperti cabang balap motor lainnya yang hanya berlomba di permukaan aspal mulus atau lintasan tanah bergelombang, Supermoto hadir dengan karakter unik: lintasan campuran kombinasi aspal dan dirt yang sengaja dirancang untuk menguji seluruh aspek kemampuan rider dan mesin. Konsep ini bukan sekadar estetika acara balap, melainkan inti filosofis dari Supermoto, di mana keterampilan di semua medan diuji dalam satu putaran yang sama.
1. Kenapa Supermoto Tidak Pernah Dipisahkan dari Kombinasi Asphalt dan Dirt
Trek Supermoto secara tradisional dibangun dengan permukaan campuran antara aspal dan tanah dengan aspal biasanya mengambil sebagian besar bagian sirkuit dan sisanya berupa lintasan tanah bertekstur keras, jumps, atau tikungan teknis.
Permukaan aspal memberikan kesempatan bagi rider untuk mengeksplorasi kecepatan tinggi, pengereman keras, dan precision cornering, sedangkan bagian tanah menuntut kontrol traksi, keseimbangan, dan kemampuan adaptasi cepat terhadap kondisi yang berubah-ubah.
Balapan jadi tidak terlihat monoton seperti balap jalan raya biasa maupun hanya off-road. Dilansir Trialgame.com, kombinasi dua permukaan sebenarnya memberikan perpaduan tantangan yang lebih lengkap dibanding cabor motor lain.
Supermoto dirancang untuk menggabungkan tiga genre utama balap motor: balap aspal (road racing), balap lintasan tanah datar (flat track), dan balap off-road motocross yang dicampur dalam satu format. Tujuan awalnya bahkan adalah untuk menemukan pembalap yang benar-benar serba bisa dari semua cabor balap tersebut.
2. Filosofi “All Skills Combined” yang Membuat Supermoto Unik
Filosofi Supermoto sangat sederhana namun kuat yakni rider harus unggul di berbagai medan sekaligus. Konsep “all skills combined” berarti bahwa pembalap tidak hanya harus cepat di lintasan aspal mulus, tetapi juga harus mampu mengendalikan motor di permukaan tanah yang berubah-ubah, bermanuver melalui tikungan keras, menangani traction yang tidak selalu konsisten, serta memutuskan kapan harus slide atau mengerem agresif. Semuanya dalam satu putaran.
Kombinasi ini membuat teknik berkendara Supermoto lebih kompleks daripada banyak disiplin lain. Rider harus memahami konsep sliding di aspal dan perpindahan yang cepat ke grip di tanah atau sebaliknya. Sebuah keterampilan yang tidak selalu dibutuhkan di balap murni aspal ataupun motocross teknis.
Tak hanya itu, karakter lintasan ini juga mempengaruhi desain motor, ban, serta setup suspensi yang dibuat khusus agar bisa melibas transisi permukaan dengan mulus, bukan sekadar motor off-road dengan ban aspal, tetapi motocross-based machine yang dimodifikasi untuk transisi seamless antara berbagai kondisi lintasan.
3. Dampak pada Skill, Strategi, dan Keseruan Balapan
Dalam format campuran ini, kecepatan murni bukanlah segalanya. Rider Supermoto harus tahu kapan harus mengambil risiko di tikungan aspal, bagaimana memaksimalkan traksi di tanah berpasir atau keras, serta bagaimana menghadapi transisi yang bisa berubah setiap putaran.
Akibatnya, Supermoto memiliki karakter balapan yang sangat dinamis dan mendebarkan, dengan banyak aksi powerslide, whoops, dan perpindahan drastis antara kecepatan tinggi dan teknik halus.
Uniknya Supermoto bukan hanya sekedar kombinasi fisik lintasan, tetapi juga filosofi fundamentalnya yakni balap all-skills. Dengan lintasan yang memadukan aspal dan dirt, Supermoto menuntut kemampuan lengkap rider. Mulai dari menaklukkan kecepatan tinggi, pengereman keras, kontrol traksi di tanah, hingga manuver teknis tercepat yang menjadikannya salah satu cabang balap motor paling menantang dan menarik di dunia motorsport.
Ketika lo mengendarai motor Supermoto untuk sesi latihan panjang, touring lintas negara, atau ajang... read more
#76Rider Supermoto Squad
Setiap musim kompetisi Supermoto di Eropa selalu menghadirkan seri-seri yang berbeda karakter dan ceritanya... read more
#76Rider Supermoto Squad
Ketika lintasan berubah dari aspal mulus ke permukaan tanah yang bergerigi, lo harus memperhatikan... read more
#76Rider Supermoto Squad