Downhill Bike

BMX Rider With A Unique Identity

Dimas | 23 October 2026

Dalam BMX Freestyle, menjadi berbeda bukan selalu berarti lo melakukan trik yang paling sulit, karena style, originality, flow, dan kreativitas juga menjadi bagian penting dalam penilaian seorang rider. UCI bahkan menegaskan bahwa tidak ada dua rider yang benar-benar tampil dengan cara yang sama, karena setiap rider memiliki pendekatan berbeda dalam memilih trik dan menggunakan lintasan. 

 

Karakter tersebut bisa muncul dari cara rider mengambil obstacle, menyusun line, menggabungkan trik, atau sekadar membuat sebuah run terasa berbeda ketika dibandingkan dengan rider lain. Dalam BMX Park, UCI secara khusus memasukkan difficulty, execution, style, originality, flow, height, dan amplitude sebagai aspek yang diperhatikan dalam penilaian. 

 

Contoh identitas riding yang kuat dapat dilihat pada Bruno Hoffmann, rider BMX Street asal Jerman, yang oleh Red Bull disebut memiliki “unique riding style”. Gaya tersebut berkembang dari kebiasaannya tetap riding untuk bersenang-senang bersama teman di street dan park di Frankfurt, sekaligus mencari inspirasi dari rider underground. 

 

Sementara itu, Courage Adams menunjukkan bentuk identitas yang berbeda melalui penguasaan manual dan nosemanual. Red Bull menggambarkan Adams sebagai rider yang menggabungkan power, kreativitas, kontrol sepeda, presisi, keseimbangan, dan flow hingga kombinasi manual menjadi salah satu karakter yang sangat melekat pada riding-nya.

 

Identitas juga dapat muncul dari kemampuan seorang rider memperluas BMX ke wilayah kreatif di luar kompetisi. Misalnya, Matthias Dandois dikenal sebagai rider flatland tetapi juga aktif dalam video part, fotografi, podcast, dan berbagai proyek kreatif. Bahkan Red Bull mencatat bahwa aktivitas di luar BMX justru membantunya mendapatkan perspektif baru untuk riding. 

 

Bagi Dandois, visual bahkan menjadi bagian dari cara ia memandang BMX, karena ia memiliki hubungan panjang dengan fotografi dan video serta ingin penampilannya di atas sepeda terlihat indah, bukan sekadar teknis. 

 

Flatland menjadi contoh paling jelas mengenai hubungan antara identitas, style, dan kreativitas. UCI menjelaskan bahwa musik, fashion, dan street culture ikut memengaruhi perkembangan Flatland, sementara rider terus menciptakan signature tricks dan gaya masing-masing sehingga tidak ada dua penampilan yang benar-benar identik. 

 

Menariknya, identitas rider tidak selalu dibangun melalui pakaian yang mencolok atau trik yang langsung viral. Dalam BMX Freestyle, cara lo memilih line dan menghubungkan obstacle juga dapat menjadi signature, karena UCI menyebut penggunaan lintasan secara kreatif sebagai bagian penting dari sebuah run. 

 

Karena itu, fashion sebaiknya dilihat sebagai salah satu bagian dari keseluruhan persona, bukan satu-satunya cara untuk terlihat berbeda. Dilansir UCI, kultur BMX Freestyle sejak awal memang memiliki hubungan dengan kreativitas dan self-expression, sehingga pakaian, visual, musik, video, serta cara seorang rider membawa dirinya dapat menjadi bagian dari cerita yang lebih besar. 

 

Unique identity dalam BMX Freestyle adalah kombinasi antara bagaimana lo bergerak, memilih trik, menggunakan ruang, membangun visual, dan mengekspresikan diri. Ketika semua elemen tersebut terasa konsisten, penonton tidak hanya mengingat trik yang lo lakukan, tetapi juga mulai mengenali siapa rider di balik trik tersebut. 

Share this story:

CHECK OUT OTHER STORIES

Where Sport Meets Street Culture

Di Simple Session, cabang olahraga BMX dan Skateboarding semakin unjuk gigi ketika kompetisi dimulai,... read more

#76Rider BMX Freestyle

A Different Kind of Competition

Simple Session menyajikan bentuk kompetisi yang berbeda karena BMX dan Skateboarding tidak hanya ditempatkan sebagai... read more

#76Rider BMX Freestyle

How to Grow Your BMX Community

Komunitas BMX Freestyle bukan hanya tumbuh karena semakin banyak orang bisa melakukan trik, tetapi... read more

#76Rider BMX Freestyle